Jumat, 27 Februari 2009

Konsep Kerja Kamera


Kamera yang biasa kita gunakan untuk mengabadikan suatu obyek memiliki sistem kerja yang menarik, bagaimana sebenarnya sebuah obyek dapat terekam ke dalam film?

Kamera terutama yang analog/manual bekerja dengan konsep seperti yang ditunjukkan gambar. Diafragma, ASA/ISO, dan rana/shutter speed saling berhubungan, seperti sebuah rumus matematika, ketiga hal ini memiliki hitungan agar hasil foto yang didapat sesuai, apakah hasilnya gelap atau terang tergantung dari keahlian Anda mengkombinasikan angka-angkanya.


Diafragma adalah bukaan lensa tempat masuknya cahaya dan aperture adalah lubang penyalur cahaya yang besar kecilnya diatur oleh diafragma. Aturannya adalah semakin kecil diafragma akan semakin besar bukaan aperture maka semakin besar pula cahaya yang masuk.

Urutan untuk angka diafragma adalah
1 – 1,2 – 1,4 – 1,8 – 2 - 2,2 – 2,8 – 3,5 – 4 – 5,6 – 8 – 11 – 16 - dst

Kecepatan rana/shutter speed berhubungan dengan cepat lambatnya bukaan tabir/layar, dimana tabir/layar memiliki fungsi sebagai penghalang agar cahaya tidak mengenai film.

Urutan untuk angka rana adalah
B – 1 – 2 – 4 – 8 – 15 – 30 – 60 – 125 – 250 – 500 – 1000 – 2000 – 4000 – dst

Film sebagai media terbuat dari gabungan plastik gelatin dan halida perak yang peka terhadap sinar. Halida sendiri memiliki fungsi menentukan kualitas gambar. Film mempunyai ukuran kepekaan terhadap sinar yang disebut dengan ASA/ISO. Aturannya adalah semakin tinggi angka ASA, maka semakin peka film, semakin rendah angka ASA semakin kurang kepekaan film, karena itu semakin rendah ASA, semakin banyak cahaya diperlukan.
Namun, kehadiran kamera digital membuat film semakin ditinggalkan, walaupun sebenarnya prinsip digital pun sama seperti Anda menggunakan kamera analog.


Read More..

Format dan Kualitas

Banyak fotografi menganggap jumlah pixel di CCD adalah satu-satunya penentu kualitas gambar. Ukuran CCD lahyang sebenarnya penting. Apa yang yang kita temukan di pasaran sekarang adalah kamera dengan lebih banyak pixel, sedangkan ukuran CCD nya kurang lebih sama

Alasan untuk fenomena ini adalah karena CCD menjadi unsure penting dalam kamera digital. Semakin besar CCD, harga kamera semakin mahal. Oleh karena CCD demikian mahal, banyak perusahaan memadatkan pixel kedalam CCD untuk menekan biaya. Akibatnya, pixel saling tumpangtindih, mengurangi kemampuan setiap pixel dan menghasilkan banyak gangguan. Inilah sebabnya CCD berukuran besar seringkali hanya ditemukan di kamera digital berkemampuan tinggi dan pembuatnya memasukkan ukuran megapixel

FORMAT FILE

Saat menyimpan gambar di kamera digital, kita diminta memilih format file. Berikut ini keterangan format yang tersedia:
1. JPEG, joint Photographic Expert Group, adalahnama kelompok yang mengembang format file ini. Salah satu keuntungan terbesar dari JPEG adalah dapat mengompresi data gambar dengan perbandingan 20:1 atau lebih padat lagi. Hasilnya adalah ukuran file kecil yang sangat memadai untuk web. Kelemahan format populer ini adalah menggunakan lossy compression scheme: format ini membuang data gambar selama proses kompresi. Oleh karena itu, setiap kali anda membuka dan menyimpan kembali sebagai JPEG, beberapa data akan hilang dan kualitas gambar menurun.
2. TIIFF, adalah format yang populer lainnya. Saat disimpan sebagai TIFF, anda dapat memilih untuk tidak mengompresnya supaya kualitasnya terjaga atau kompresi LZW, yaitu lossless compression scheme, untuk meminimalkan kerusakan. Sekalipun demikian, perbedaan kualitas antar gambar JPEG dan TIFF tidak dapat terlihat di monitor LCD kecil. Perbedaan ini baru tampak saat dicetak. Format TIF tanpa kompresi adalah pilihan terbaik saat mencetak gambar, tapi kapasitasnya tidak dapat sekecil JPEG
3. RAW seperti namanya, file format RAW menyimpan gambar kasar, format tanpa proses. Gambar disimpan dalam format ini dalamkamera sebelum disimpan sebagai JPEG atau TIFF.


Sumber : 40 Teknik Fotografi Digital. John Kim. Elex Media Komputindo


Read More..

Foto Perjalanan


Anda akan mempelajari keterampilan praktis dan teknik yang akan membantu memaksimalkan kesempatan pemotretan yang hadir dalam perjalanan Anda.

Daya Tarik Turis
Temukan tempat dimana Anda bisa memperoleh sudut yang menarik dan periksa apakah ada orang atau gedung yang menghalangi pandangan Anda. Pada musim panas atau selama waktu liburan, Anda akan mengalami kesulitan karena harus bersaing dengan sekumpulan turis yang diperlengkapi kamera seperti Anda. Pada musim dingin, lebih mudah mendapatkan yang bersih dengan sedikit atau tanpa turis, sehingga dapat mengembangkan ketajaman foto Anda secara dramatis.

Jangan Ikut-ikutan
Banyak orang terbiasa dengan daya tarik turis terkenal lewat kartu pos dan buku panduan perjalanan tanpa pernah mengunjungi tempat sebenarnya. Ini karena kebanyakan dari kita memotret dari tempat yang biasa kita kunjungi. Sebaiknya, cobalah memotret dari sudut pandang berbeda atau menghubungkan unsur-unsur yang kurang sering diabadikan sehingga foto perjalanan Anda berbeda dari yang lain.

Memasukkan yang Lebih Beragam
Jadikan hal ini sebagai acuan untuk memberagamkan sudut dan komposisi foto. Anda juag perlu berpikir bagaimana caranya memasukkan unsur personal. Jika Anda punya waktu, kunjungi tempat yang sama pada malam hari untuk mengambil suasana yang berbeda. Beberapa pemandangan atau tempat tertentu yang pada siang hari tampak datar atau menjemukan karena polusi udara, akan tampak lebih baik saat pemotretan malam hari jika disinari lampu.

Peristiwa Khusus
Peristiwa khusus biasanya berlangsung di tempat ramai turis. Untuk menghindari dorong-mendorong di kerumunan, datanglah lebih awal dan temukan tempat yang baik. Telusuri tempatnya untuk menemukan tempat yang baik untuk menyaksikan peristiwanya.

Orang, Objek, dan Lokasi
Sekalipun kebanyakan foto yang diambil dalam perjalanan adalah foto pemandangan, Anda perlu mendapatkan campuran foto pemandangan yang baik dan foto diri sendiri dengan teman perjalanan untuk menyimpan pengalaman yang dapat Anda bagi bersama.

Ekspresi Wajah
Berikan perhatian penuh dan tangkaplah serangkaian ekspresi untuk mendokumentasikan suka dan duka perjalanan Anda.

Menyimpan Objek atau Cinderamata
Cobalah potret marka jalan atau objek unik lain di tempat yang Anda kunjungi. Marka jalan dapat membantu Anda mengingat tempat yang telah Anda kunjungi, terutama jika Anda mengikuti tur keliling. Objek menarik akan menjadi perbincangan menarik dengan teman dan keluarga saat pulang nanti.

Memotret dari Dalam Kendaraan
Anda mungkin menemukan pemandangan indah saat berada di dalam kendaraan yang melaju. Naikkan kepekaan (ISO) kamera untuk menghasilkan gambar yang tajam.

Tips! Memotret dari Jendela
Tempatkan kamera dengan sudut tertentu dan sedekat mungkin dengan jendela untuk menghilangkan pantulan
Pilihlah mode Landscape Scene untuk mengatur fokus tidak terbatas. Jika diatur autofokus, kamera Anda mungkin akan menetapkan fokus ke kaca jendela, sehingga objeknya sendiri kabur.

Mengkombinasikan Subjek dan Latar Belakang
Jika Anda berdiri terlalu dekat dengan subjek, Anda akan mengabaikan latar belakang. Namun, jika Anda berdiri terlalu jauh dari subjek, subjek menjadi sulit dibedakan dengan latar belakangnya. Untuk memberikan penonjolan yang sejajar bagi subjek dan latar belakangnya, potretlah pada jarak dan sudut tertentu yang akan memberikan suasana seimbang bagi keduanya.

Sumber : 40 Teknik Fotografi Digital. John Kim. Elex Media Komputindo

Read More..

Memotret Hewan Piaraan


Hewan piaraan biasanya aktif dan bergerak teratur. Memotret hewan piaraan dapat menjadi agak sukar karena mereka tidak mau bergaya untuk kamera dan tidak mau mengikuti instruksi dengan baik. Sekalipun memotret hewan piaraan mudah, hasilnya bisa sangat memuaskan.


Teknik-Teknik Dasar

Memakai Mainan
Pusatkan perhatian binatang piaraan Anda dengan mainan atau makanan kesukaannya. Ini akan menarik perhatian binatang piaraan Anda cukup lama sehingga Anda dapat memotretnya.

Menghindari Lampu Kilat
Jika Anda memakai lampu kilat, kilatan cahaya yang tiba-tiba atau cahaya yang sangat terang akan membuat takut bianatang piaraan atau membuat matanya merah di foto. Untuk mengatasi masalah ini, cobalah sebisa mungkin untuk tidak memakai lampu kilat. Jika terpaksa, pakailah mode Red Eye Reduction yang ada di kebanyakan kamera digital.

ISO dan Kecepatan Rana
Dengan meningkatkan kepekaan kamera (ISO lebih tinggi) atau memperbesar bukaan diafragma, Anda dapat memakai kecepatan rana tinggi untuk menangkap gerakan hewan piaraan Anda. Hasil yang sama akan Akan peroleh dengan mode Sport Scene.

Teknik-Teknik Lebih Canggih

Pemotretan Kontinyu
Anda tidak pernah tahu kapan binatang piaraan Anda akan menampilkan diri atau bergaya seperti keinginan Anda. Supaya Anda tidak kehilangan momen yang berharga, pakailah fitur Continuos Shot untuk memotret berurutan kemudian memilih yang terbaik.

Fokus Terpilih
Perbesar sampai bukaan diafragma maksimum (atau pakai mode Portrait) dan pakai teknik fokus terpilih untuk mengaburkan latar belakang dan menjaga fokus binatang piaraan Anda.

Close-up
Cobalah memotret close-up untuk mengomunikasikan suasana keakraban dan kekeluargaan. Anda tidak perlu memasukkan wajah binatang piaraan Anda atau seluruh badannya di foto. Cobalah memotret close-up dari sudut atau fokus yang berbeda di daerah khusus.

Cobalah!
Anda dapat memotret binatang piaraan dengan banyak cara. Untuk membantu Anda memulainya, ada sedikit saran: Memotret binatang piaraan Anda saat berinteraksi dengan orang lain menunjukkan sifat bersahabat. Memakai lensa sudut lebar untuk memotret tampang lucu binatang piaraan Anda.

Sumber : 40 Teknik Fotografi Digital. John Kim. Elex Media Komputindo



Read More..

Bahasa Fotografi

Bahasa memiliki cakupan yang luas, bukan hanya bahasa yang kita gunakan dalam pergaulan sehari-hari, tapi ada pula bahasa yang digunakan dalam fotografi. Sama halnya dengan bahasa percakapan, bahasa fotografi digunakan untuk menyampaikan pesan tertentu. Fotografi memiliki bahasa yang terbagi ke dalam lima kategori, yaitu Bahasa Penampilan, Bahasa Komposisi, Bahasa Gerak, dan Bahasa Obyek.

Bahasa Penampilan
Bahasa/Ekspresi Muka
Ekspresi wajah obyek yang memperlihatkan kegembiraan, kesedihan, sinis, ataupun terkejut.
Bahasa Isyarat
Gerakan tubuh dari obyek yang memperlihatkan makna tertentu, misalnya saja jari yang membentuk huruf V, berarti victory.
Bahasa Penampilan
Bahasa/Ekspresi MukaEkspresi wajah obyek yang memperlihatkan kegembiraan, kesedihan, sinis, ataupun terkejut.
Bahasa Isyarat
Gerakan tubuh dari obyek yang memperlihatkan makna tertentu, misalnya saja jari yang membentuk huruf V, berarti victory.
Bahasa Penciuman
Tindakan/perbuatan obyek yang memperlihatkan apakah sesuatu yang diciumnya harum/tidak.
Bahasa Pendengaran
Tindakan obyek yang terlihat sedang mendengarkan sesuatu. Misalnya tangan didekatkan ke telinga.
Bahasa Tindakan
Obyek foto memperlihatkan tindakan yang sedang dilakukan oleh obyek, yaitu:
- visible, tindakan obyek terlihat secara kasat mata, misalnya pergi sambil membawa koper.
- Unvisible, tidak terlihat secara kasat mata tapi memberi kesan tersirat.

Bahasa Komposisi
Peletakkan unsur-unsur komposisi yang tepat, sehingga menimbulkan makna tertentu. Bahasa tata letak memvariasikan obyek supaya tidak monoton. Komposisi sendiri terdiri dari:
Bahasa Warna, merah, kuning, hijau
Bahasa Teksture, permukaan halus dan kasar
Bahasa Garis, menampilkan arti tertentu dengan garis
Bahasa Sinar, high key (putih), low key (hitam)
Bahasa Bentuk, kesan kuat atau kokoh

Bahasa Gerak
Foto yang menunjukkan bermacam-macam gerak
Teknik Panning
Memperlihatkan suatu gerakan dari obyek dimana hasil fotonya memiliki obyek yang jelas dengan latar belakang buram. Teknisnya dengan menggerakkan kamera mengikuti obyek bergerak dengan mengunakan shutter speed rendah.
Teknik Blurring
Kebalikan dari teknik panning, obyek yang buram dengan latar yang jelas. Teknisnya dengan memotret dengan shutter speed rendah tanpa menggerakkan kamera.
Multiple Exposure
Memperlihatkan kontinuitas beberapa gerakan dari individu dengan memotret berulang-ulang gerakan pada frame yang sama. Teknisnya dengan memotret suatu adegan dengan berkali-kali jepretan.
Multiple Printing
Intinya sama dengan multiple exposure, tapi prosesnya berbeda. Pengadaan gambar dilakukan saat pencetakan negatif film/gambar digital. Teknisnya mencetak gambar berkali-kali dalam suatu kertas.
Zooming
Memperlihatkan suatu gerakan dimana obyek dan latar belakang keduanya dibuat kurang jelas seperti terpecah-pecah. Teknisnya dengan menggunakan lensa zoom dan merubah jarak fokus pada saat berlangsungnya pemotretan.
Exposure Time
Obyek gambar tidak terlihat secara jelas, yang terlihat hanya cahaya/kilatan cahaya yang membentuk pola tertentu. Teknisnya dengan menggunakan shutter speed rendah/menggunakan bulb dan ditahan beberapa detik.
Freezing
Merupakan pembekuan obyek foto yang tengah bergerak cepat, obyek bergerak seolah-olah “dibekukan.”. Teknisnya dengan memotret obyek yang sedang bergerak dengan shutter speed tinggi disesuaikan dengan kecepatan dari benda yang tengah diabadikan.

Bahasa Obyek
Foto yang memperlihatkan suasana khas dari suatu keadaan, situasi atau tempat tertentu, sehingga dengan melihat foto tersebut kita dapat mengetahui/menangkap pesan yang dimaksud.


Read More..

Rabu, 17 Desember 2008

SonEr Xperia X1



TEKNOLOGI TERCANGGIH DAN TERBARU DARI ERICSSON

Hari Minggu, (10/2), sehari sebelum GSMA Mobile World Congress di Barcelona, Sony Ericsson memperkenalkan Xperia X1, ponsel cerdas terbaru yang terkesan sangat “bukan” Soner sekali. Kalau dari bentuknya saja, sudah kelihatan Soner banget. Tapi yang membuat beda adalah form-factor dan platform-nya.


Form-factor yang dipilih untuk X1 adalah side-slider with qwerty keyboard. Salah satu tag-line X1 menyebutnya “Distinctive Design”, Xda Zinc dan HTC TyTn sudah lama menggunakan design slider samping ini, tetapi memang Soner punya finishing yang lain dan terkesan mewah dengan metal finish, bentuk keyboard yang berbeda dan posisi “arc” saat slider dibuka.

Fasilitas yang terdapat di Sony Ericsson Xperia TM X1

Camera

* Auto focus
* 3.2 megapixel camera
* Photo light
* Video recording

Music

* Bluetooth™ stereo (A2DP)
* Media player
* Music tones
* PlayNow™
* Windows Media Player Mobile
* 3D games
* FM radio
* Java
* Video streaming
* Video viewing

Internet

* Internet Explorer® Mobile
* RSS feeds

Communication and Messaging

* Polyphonic ringtones
* Speakerphone
* Vibrating alert
* Video calling
* Email
* Picture messaging (MMS)
* Predictive text input
* Text messaging (SMS)

Design

* XPERIA™ panels
* Optical joystick navigation
* Navigation key
* Picture wallpaper
* Touch navigation

Organiser

* Alarm clock
* Calculator
* Calendar
* Document editors
* Document readers
* Flight mode
* Handwriting recognition
* Notes
* Phone book
* Tasks
* Touchscreen

Connectivity

* aGPS
* Bluetooth™ technology
* Modem
* Synchronization
* USB support
* WLAN

Windows® Mobile® Operating System

* Microsoft® Outlook Mobile: email, contacts, calendar, tasks
* Microsoft® Office Mobile: Word, Excel, PowerPoint
* Internet Explorer® Mobile
* Windows Media™ Player Mobile
* Windows Live™
* Exchange ActiveSync®
* Voice control
* Utility Applications: file explorer, calculator, pictures & video, notes

Facts and Figures

* Size: 110 x 53 x 16.7 mm
* Weight: 145 grams

Available colours

* Black
* Silver
* Main screen: 65,536 color TFT
* Resolution: 800 X 480 pixels
* Size: 3 inches

Memory

* Phone memory: up to 400 MB
* microSD™ memory card support

Availability and versions
Networks

* GSM/GPRS/EDGE 850/900/1800/1900
* UMTS/HSDPA/HSUPA 900/1700/1900/2100 MHz
* UMTS/HSDPA/HSUPA 850/1700/1900/2100 MHz


Efek dari Teknologi Konvergensi Komunikasi
Banyak perangkat teknologi digital yang telah menyingkirkan perangkat lama berbasis teknologi analog. Kualitas kemampuan teknologi digital memang jauh lebih unggul. Pemutar musik digital memiliki suara yang lebih jernih. Video digital memiliki kualitas gambar yang jauh lebih baik dibandingkan video analog. Dampak terbesar dari digitalisasi adalah terbukanya kemungkinan untuk mengintegrasikan produk-produk yang semula terpisah-pisah menjadi satu, atau yang dikenal dengan konvergensi teknologi.

Konvergensi teknologi bisa dengan mudah kita dapati pada ponsel-ponsel canggih yang beredar di pasaran saat ini. Dengan ponsel tersebut kita bisa menelpon, mendengarkan musik, memotret, melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sebelumnya hanya bisa dilakukan di komputer. Digitalisasi memungkinkan data yang dihasilkan oleh suatu perangkat bisa diproses oleh perangkat lain.

Perkembangan teknologi yang sangat cepat terutama diperlihatkan oleh konvergensi teknologi informasi (TI) dengan telekomunikasi. Kini orang bisa mengakses Internet dari mana-mana. Konvergensi TI dan telekomunikasi mula-mula terjadi di level terminal (perangkat penerima) dan di level layanan jaringan secara terpisah. Di level terminal, perangkat ponsel secara bertahap menggabungkan perangkat-perangkat lain yang awalnya tidak berhubungan dengan telekomunikasi.

Di level jaringan, konvergensi teknologi menjadikan jaringan telekomunikasi tidak hanya untuk mengalirkan suara, tetapi juga berbagai jenis data, termasuk untuk akses Internet. Konvergensi terminal dan konvergensi jaringan secara sendiri-sendiri tidak berlangsung lama. Kedua level ini pun kemudian menjadi konvergen juga. Konvergensi TI dan telekomunikasi telah dan akan memberikan peluang-peluang baru dalam bisnis.

Bahkan bagi Indonesia, perkawinan TI dan telekomunikasi seluler memiliki akibat bisnis yang lebih besar dibandingkan dengan Internet. Ketika paruh kedua tahun 90-an bisnis di Internet mengalami perkembangan luar biasa, sebagian kalangan bisnis di Indonesia juga memiliki harapan-harapan yang sama dengan kemajuan yang ada di negara-negara maju. Maka, mulai dari tiruan Amazon sampai tiruan Yahoo bermunculan, pendirinya berharap bisa meraih sukses yang sama.

Rawan kecurangan. Namun, sayangnya di Indonesia internet ternyata merupakan media transaksi yang rawan kecurangan. Penggunaan kartu kredit orang lain, sampai pemalsuan identitas kerap terjadi. Hal seperti ini antara lain terjadi saat BCA meluncurkan situs internet banking. Dalam waktu singkat bermunculan situs-situs palsu dengan nama mirip, sehingga sebagian nasabah BCA ada yang terjebak mengakses situs tersebut dan menyerahkan password, yang kemudian digunakan oleh pemilik situs palsu tersebut untuk menguras rekening nasabah.

Meski demikian, transaksi perbankan melalui jaringan seluler atau mobile banking tidak terganggu oleh masalah tersebut. Penggunaan jaringan seluler untuk kepentingan transaksi komersial lebih aman, karena identitas pengguna lebih jelas. Satu nomor ponsel hanya digunakan oleh satu orang. Sedangkan melalui internet, orang bisa mudah berganti-ganti komputer, sehingga identitasnya lebih sulit dilacak. Karena itulah mobile banking lebih sukses di Tanah Air.

Selain karena pemalsuan, kegagalan internet commerce di Indonesia antara lain dikarenakan biaya transaksi dengan kartu kredit yang relatif tinggi yang harus ditanggung penjual. Sementara, barang-barang yang mereka jual kebanyakan berharga rendah, seperti buku atau VCD. Hal ini membuat pembayaran dengan kartu kredit jadi tidak menarik. Akhirnya toko-toko buku online lebih banyak melakukan pembayaran tunai saat penyerahan barang atau cash on delivery (COD).

Mobile commerce membuka peluang bisnis yang lebih mudah bagi transaksi-transaksi kecil, karena pembayaran bisa dilakukan dengan pulsa. Pulsa ponsel telah menjadi mata uang dalam mobile commerce. Lihat saja bisnis yang telah dimanfaatkan dengan cara ini: pemesanan ring back tone, mengunduh ring tone atau game, berlangganan SMS dari artis atau SMS yang berisi pesan-pesan keagamaan, bahkan sampai memberikan sedekah atau sumbangan.

Konvergensi teknologi memungkinkan orang dengan perangkat yang berbeda-beda mengakses atau bertukar data yang sama. Misalnya satu universitas memasukkan data nilai mahasiswa ke dalam basis data. Kemudian data nilai ini bisa diakses baik melalui situs universitas, maupun diakses melalui SMS. Pembicaraan melalui layanan Voip, dulu harus dari komputer ke komputer. Sekarang dengan Skype, kita bisa menelepon dari komputer ke telepon rumah atau ke ponsel.


Analisis

Dengan adanya teknologi konvergensi memang sebuah perangkat akan terlihat dan tampak lebih maju dalam teknologi tetapi terkadang perangkat teknologi yang sudah memenuhi syarat akan konvergensi teknologi tidak didukung dengan adanya fasilitas-fasilitas lain yang membuat perangkat teknologi ini tidak dapat digunakan semaksikal mungkin.

Kemajuan teknologi apabila tidak didukung dengan perangkat keamanan yang cukup kuat, maka hal itu akan menjadi boomerang bagi masyarakat penggunanya. Kemudahan dalam mengakses informasi apa pun, harus dibarengi dengan filter yang kuat. Agar masyarakat tidak kebablasan dalam menerima informasi tersebut.

Sumber inspirasi:
- http://ceptelefoncunuz.net/sony-ericsson-x1-bakal-merusak-posisi/
- http://cellularfirewall.googlepages.com/xperiaX1spec.txt
- http://tikometer.or.id/index.php?option=com_content&task=view&id=371&Itemid=9
Read More..

Rabu, 12 November 2008

Kontroversi Internet

Kehadiran internet pada zaman cyber saat ini, banyak mengundang kontroversi. Ada yang merasa diuntungkan dengan kehadiran internet tersebut, namun tidak sedikit yang khawatir dengan perkembangannya yang begitu pesat. Bagamana tidak, setiap orang yang ada di muka bumi ini dapat mengakses informasi apa pun hanya dengan mengetik beberapa huruf saja.


Selain itu, di dalam kajian komunikasi, internet juga banyak diperbincangkan. Dimanakah keberadaan internet sebenarnya? Maksudnya, termasuk media massa manakah internet? Elektronik atau cetak? Dan bahkan banyak yang menyangsikan internet apakah media massa atau bukan.

Berangkat dari teori Komunikasi Massa menurut Gerbner (1967) “Komunikasi Massa adalah produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dan lembaga dari arus pesan yang kontinyu serta paling luas dimiliki orang dalam masyarakat industry (Rakhmat, 2003:188), jelas dapat disimpulkan bahwa internet termasuk salah satu media massa.

Berdasarkan teori di atas, yang menjadi acuan mengapa internet dapat digolongkan kedalam media massa yaitu “…produksi dan distribusi yang berlandaskan teknologi dam lembaga…”. Internet jelas merupakan salah satu bentuk produksi yang dikelola oleh satu lembaga yang salah satunya berfungsi untuk mendistribusikan informasi dan pesan kepada masyarakat yang luas dengan menggunakan fasilitas teknologi yang sangat maju.

Inti dari komunikasi massa adalah penyampaian pesan kepada masyarakat luas, dan internet dapat melakukan hal tersebut. Bukan hanya menyampaikan pesan atau informasi dalam bentuk tulisan, sekarang di internet juga dapat mengakses informasi yang disajikan dalam bentuk audio visual.

Bahkan, internet dapat memperudah jalur informasi sampai kepada masyarakat dalam waktu yang relatif singkat.

Intunya, di dalam website-website yan ada di dalam internet, kita sebagai pengguna dapat menemukan informasi apa saja. Lebih dari pada itu, di internet kita juga dapat melakukan komunikasi dua arah dengan menggunakan fasilitas yang ada.

Dengan asumsi demikian, dapat lah kita katakan bahwa internet merupakan salah satu bentuk media massa. Bukan media massa elektronik atau pun cetak, tetapi kita sepakati bahwa Iinternet merupakan salah satu bentuk media massa on-line.


Sumber :
ardyprasetyo.wordpress.com
cyberjournalism.wordpress.com

Read More..